Aku, Simbok dan Miyako
Setiap kali berkunjung ke rumah
mertua, aku tak akan pernah bisa menahan untuk tersenyum simpul setiap kali
mengambil nasi di meja makan. Bagaimana tidak, Magic Com yang digunakan simbok
(panggilan sayangku untuk mertua) untuk menyimpan nasi agar tetap hangat,
menyimpan sejuta kenangan indah di hidupku yang tak akan pernah kulupa.
Magic Com yang sederhana itu
telah bertengger di meja makan mertuaku lebih dari 14 tahun. Aku lupa kapan
tepatnya kami membeli Magic Com itu. Yang aku ingat, waktu itu aku masih PDKT
dengan Mas Jat (ayahnya RAFIIZA). Waktu itu Mas Jat memintaku untuk mengantarnya
membelikan sesuatu yang berharga untuk simboknya. Kupilihkan Magic Com Miyako. Sempat terjadi
sedikit perbedaan argumentasi antara aku dan Mas Jat waktu itu. Mas Jat masih ragu karena waktu itu memang
penggunaan Magic Com masih merupakan suatu hal yang baru. Ditambah lagi,
walaupun mertuaku tinggal di pinggiran kota
Yogyakarta, namun gaya
memasaknya masih tradisional, yaitu menggunakan kayu bakar. Alasan utamaku
kenapa memilih Magic Com adalah untuk menjaga kualitas nasi, selain terjaga
kebersihannya, juga terjaga kehangatannya sehingga akan membangkitkan selera makan .
Alasan lain kenapa pilih merk Miyako adalah
karena harganya yang kooperatif, relatif murah tetapi aku percaya kualitasnya tidak
murahan. Alhamdulillah Mas Jat bisa menerima usulku dan setuju untuk membelikan Magic Com Miyako untuk
simboknya.
Selama PDKT aku memang hampir
tidak pernah berkunjung ke rumah Mas Jat sehingga aku tidak terlalu dekat
dengan simbok. Seminggu setelah menikah, baru aku mulai mengenal dekat simbok. Ketika pertama membantu simbok menyiapkan sarapan, aku terharu saat simbok
bercerita panjang lebar tentang Magic Com Miyako kesayangannya. Katanya, itu
adalah hadiah pertama yang dibelikan Mas Jat untuknya saat mas Jat bisa mencari
uang sendiri. Magic Com itu juga meringankan simbok, karena simbok cukup masak
nasi sekali lalu disimpan di Magic Com dan nasipun bisa hangat terus. Memang Magic Com itu hanya untuk menyimpan nasi saja, tidak untuk memasak. Karena memang simbok masih tetap suka memasak dengan kayu bakar. Sebelumnya
simbok masak nasi minimal sehari dua
kali, karena Bapak adalah penyuka nasi hangat.Makanya simbok sayang banget
sama Magic Com itu. Ditambah lagi, belum
banyak tetangga yang punya sehingga kebanggaan simbokpun bertambah. Yang
membuat aku melambung, di akhir cerita simbok berterima kasih kepadaku karena
telah memilihkan Magic Com Miyako untuknya. Rupanya Mas Jat juga bercerita kepada simbok
bahwa akulah yang menyarankannya untuk memilih Magic Com Miyako.
Empat belas tahun sudah berlalu.
Magic Com Miyako itu masih bertengger di meja makan simbok. Beberapa kali kutawari
untuk kubelikan yang baru, simbok belum berkenan. Katanya ia masih sayang
dengan Magic Com itu. Untuk apa beli yang baru kalau yang lama masih bisa
berfungsi walau tampilannya sudah tidak bagus lagi. Pemborosan katanya.
Kuamati kembali Magic Com
kesayangan simbok. Saat gempa melanda Yogyakarta
di 2006 lalu, rumah simbok adalah salah satu korbannya. Magic Com Miyako ini
termasuk perkakas yang masih bisa diselamatkan. Entah tertimpa benda berat apa
sehingga Magic Com Miyako ini sedikit
peyok. Warnanya pun mulai kusam dimakan
usia. Ada sedikit
karat di beberapa tempat. Bagian lampu indikatornya sudah lepas kemudian
ditempelkan lagi dengan lakban. Tutupnya
juga sudah retak. Hebatnya, di bagian dalam masih bagus, tidak ikut
peyok. Juga masih bisa berfungsi maksimal. Masih bisa ditutup rapat dan masih bisa
menjaga nasi tetap hangat. Bahkan lampu indikatornya pun masih tetap menyala
terang. Padahal belum pernah sekali-pun dibawa ke tukang servis.
Penasaran dengan bandelnya
kualitas Magic Com kesayangan simbok, aku pun browsing di http://www.miyako.co.id. Ternyata
aku tidak salah, pilih Miyako. Selain menjaga kualitas, ternyata Miyako juga
memperhatikan kesehatan. Tidak sekedar anti lengket, Magic Warmer Plus Miyako teknologi baru
telah mendapatkan sertifikasi dari LAB AFILIASI KIMIA UI, Departemen Kimia
FMIPA-Universitas Indonesia, yang menyatakan dari seluruh sample panci Miyako
yang diuji didapatkan hasil yang NEGATIVE kandungan PFOAnya (Perfluorooctanoic
Acid). Seperti yang kita ketahui PFOA
merupakan senyawa yang sering terdapat dalam bahan pelapis anti lengket. PFOA bersifat
tidak dapat diuraikan di dalam tubuh dan mengandung (toxic) racun
yang dapat menyebabkan kanker. Selain itu, Magic Warmer Plus Miyako juga sudah mendapatkan sertifikasi Standar
Nasional Indonesia (SNI) dari Departemen Perdagangan Republik Indonesia. Jadi
jelas aman dan nyaman untuk keluarga. Semakin cinta sama Miyako. Apalagi lihat Miyako Warmer Plus yang
motif batik, bikin aku pingin buru-buru beliin lagi buat simbok. Biar semakin disayang simbok.
![]() |
| Sumber foto : http://www.miyako.co.id |





Semoga menang mba wien...
BalasHapusmatur nuwun do'anya mbak Arin...
Hapus