Sabtu, 29 Juni 2013

"Ceritakan Kisah menarikmu Bersama Miyako Indonesia"



Aku, Simbok dan Miyako


Setiap kali berkunjung ke rumah mertua, aku tak akan pernah bisa menahan untuk tersenyum simpul setiap kali mengambil nasi di meja makan. Bagaimana tidak, Magic Com yang digunakan simbok (panggilan sayangku untuk mertua) untuk menyimpan nasi agar tetap hangat, menyimpan sejuta kenangan indah di hidupku yang tak akan pernah kulupa.
Magic Com yang sederhana itu telah bertengger di meja makan mertuaku lebih dari 14 tahun. Aku lupa kapan tepatnya kami membeli Magic Com itu. Yang aku ingat, waktu itu aku masih PDKT dengan Mas Jat (ayahnya RAFIIZA). Waktu itu Mas Jat memintaku untuk mengantarnya membelikan sesuatu yang berharga untuk simboknya. Kupilihkan Magic Com Miyako. Sempat terjadi sedikit perbedaan argumentasi antara aku dan Mas Jat waktu itu. Mas Jat masih ragu karena waktu itu memang penggunaan Magic Com masih merupakan suatu hal yang baru. Ditambah lagi, walaupun mertuaku tinggal di pinggiran kota Yogyakarta, namun gaya memasaknya masih tradisional, yaitu menggunakan kayu bakar. Alasan utamaku kenapa memilih Magic Com adalah untuk menjaga kualitas nasi, selain terjaga kebersihannya, juga terjaga kehangatannya sehingga akan membangkitkan selera makan . Alasan lain kenapa pilih merk Miyako  adalah karena harganya yang kooperatif, relatif murah tetapi aku percaya kualitasnya tidak murahan. Alhamdulillah Mas Jat bisa menerima usulku dan setuju  untuk membelikan Magic Com Miyako untuk simboknya.
Selama PDKT aku memang hampir tidak pernah berkunjung ke rumah Mas Jat sehingga aku tidak terlalu dekat dengan simbok. Seminggu setelah menikah, baru aku mulai mengenal dekat simbok. Ketika pertama membantu simbok menyiapkan sarapan, aku terharu saat simbok bercerita panjang lebar tentang Magic Com Miyako kesayangannya. Katanya, itu adalah hadiah pertama yang dibelikan Mas Jat untuknya saat mas Jat bisa mencari uang sendiri. Magic Com itu juga meringankan simbok, karena simbok cukup masak nasi sekali lalu disimpan di Magic Com dan nasipun bisa hangat terus. Memang Magic Com itu hanya untuk menyimpan nasi saja, tidak untuk memasak. Karena memang simbok masih tetap suka memasak dengan kayu bakar. Sebelumnya  simbok masak nasi minimal sehari dua kali, karena Bapak adalah penyuka nasi hangat.Makanya simbok sayang banget sama  Magic Com itu. Ditambah lagi, belum banyak tetangga yang punya sehingga kebanggaan simbokpun bertambah. Yang membuat aku melambung, di akhir cerita simbok berterima kasih kepadaku karena telah memilihkan Magic Com Miyako untuknya.  Rupanya Mas Jat juga bercerita kepada simbok bahwa akulah yang menyarankannya untuk memilih Magic Com Miyako.
Empat belas tahun sudah berlalu. Magic Com Miyako itu masih bertengger di meja makan simbok. Beberapa kali kutawari untuk kubelikan yang baru, simbok belum berkenan. Katanya ia masih sayang dengan Magic Com itu. Untuk apa beli yang baru kalau yang lama masih bisa berfungsi walau tampilannya sudah tidak bagus lagi. Pemborosan katanya.



Kuamati kembali Magic Com kesayangan simbok. Saat gempa melanda Yogyakarta di 2006 lalu, rumah simbok adalah salah satu korbannya. Magic Com Miyako ini termasuk perkakas yang masih bisa diselamatkan. Entah tertimpa benda berat apa sehingga Magic Com Miyako ini  sedikit peyok.  Warnanya pun mulai kusam dimakan usia. Ada sedikit karat di beberapa tempat. Bagian lampu indikatornya sudah lepas kemudian ditempelkan lagi dengan lakban. Tutupnya  juga sudah retak. Hebatnya, di bagian dalam masih bagus, tidak ikut peyok. Juga masih bisa berfungsi maksimal. Masih bisa ditutup rapat dan masih bisa menjaga nasi tetap hangat. Bahkan lampu indikatornya pun masih tetap menyala terang. Padahal belum pernah sekali-pun dibawa ke tukang servis.
Penasaran dengan bandelnya kualitas Magic Com kesayangan simbok, aku pun browsing di http://www.miyako.co.id. Ternyata aku tidak salah, pilih Miyako. Selain menjaga kualitas, ternyata Miyako juga memperhatikan kesehatan. Tidak sekedar anti lengket, Magic Warmer Plus Miyako teknologi baru telah mendapatkan sertifikasi dari LAB AFILIASI KIMIA UI, Departemen Kimia FMIPA-Universitas Indonesia, yang menyatakan dari seluruh sample panci Miyako yang diuji didapatkan hasil yang NEGATIVE kandungan PFOAnya (Perfluorooctanoic Acid). Seperti yang kita ketahui  PFOA merupakan senyawa yang sering terdapat dalam bahan pelapis anti lengket. PFOA bersifat tidak dapat diuraikan di dalam tubuh dan mengandung  (toxic) racun  yang dapat menyebabkan kanker. Selain itu, Magic Warmer Plus Miyako  juga sudah mendapatkan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dari Departemen Perdagangan Republik Indonesia. Jadi jelas aman dan nyaman untuk keluarga. Semakin cinta  sama Miyako. Apalagi lihat Miyako Warmer Plus yang motif batik, bikin aku pingin buru-buru beliin lagi buat simbok. Biar semakin disayang simbok. 


Sumber foto : http://www.miyako.co.id

* Tulisan pengalamanku ini kuikutkan pada  lomba menulis "Ceritakan Kisah menarikmu Bersama Miyako Indonesia" di http://www.facebook.com/Miyako.Indonesia.


2 komentar: